Banyak orang mengira semua minyak zaitun itu sama, padahal kualitasnya berbeda jauh. Ada empat jenis utama yang sering muncul di pasaran: Extra Virgin Olive Oil (EVOO), Virgin Olive Oil, Pure Olive Oil, dan Pomace Olive Oil.
Perbedaan ini bukan sekadar label; kualitas, rasa, cara produksi, serta kegunaannya juga sangat berbeda.
Artikel ini sekaligus sebagai pelengkap dari artikel sebelumnya tentang apa itu Extra Virgin Olive Oil agar Anda dapat lebih memahami setiap jenis minyak zaitun dengan jelas, sehingga tidak salah memilih saat digunakan untuk masak, salad, atau perawatan.
Table of Contents
Extra Virgin Olive Oil (EVOO)
Definisi:
EVOO adalah minyak zaitun kualitas tertinggi. Dihasilkan dari ekstraksi pertama buah zaitun menggunakan metode cold extraction tanpa panas dan tanpa bahan kimia.
Ciri-ciri utama:
- Unrefined (tidak melalui proses rafinasi)
- Acidity maksimal 0.8%
- Kaya polyphenol dan antioksidan
- Rasa kompleks: fruity, sedikit pahit, pedas lembut di tenggorokan
- Aroma segar khas buah zaitun
Kegunaan:
- Salad dressing
- Finishing masakan
- Campuran makanan bayi
- Tumis ringan, sauté, dan roasting
- Perawatan kulit dan rambut
EVOO dipilih ketika kualitas dan nutrisi adalah prioritas utama.
Virgin Olive Oil
Definisi:
Virgin Olive Oil adalah minyak zaitun unrefined seperti EVOO, namun kualitasnya sedikit di bawah EVOO.
Perbedaan utama dari EVOO:
- Acidity lebih tinggi: biasanya hingga 2%
- Rasa fruity lebih ringan
- Sensasi pahit-pedas tidak sekuat EVOO
- Kualitas sensori sedikit lebih rendah
Kegunaan:
- Memasak harian
- Tumis, sauté, dan memanggang
- Olahan yang membutuhkan minyak zaitun tetapi tidak terlalu menuntut rasa intens
Virgin Olive Oil sebenarnya jarang ditemukan di supermarket Indonesia, karena lebih banyak digunakan di negara produsen.
Pure Olive Oil
Definisi:
Meski namanya “pure”, jenis ini bukan minyak murni. Pure Olive Oil adalah campuran antara refined olive oil (hasil rafinasi) dan sedikit virgin olive oil untuk menambah aroma.
Karakteristik:
- Prosesnya menggunakan rafinasi (dipanaskan, disaring, dihilangkan bau)
- Acidity rendah, tetapi bukan karena kualitas buah, melainkan karena proses kimia
- Rasa sangat ringan, hampir netral
- Warna lebih pucat
- Nutrisi berkurang dibanding EVOO dan Virgin
Kegunaan:
- Menggoreng ringan
- Tumis harian
- Masakan yang tidak membutuhkan rasa khas minyak zaitun
- Budget-friendly
Jika mencari minyak zaitun yang lebih murah untuk memasak, Pure Olive Oil sering jadi pilihan.
Pomace Olive Oil
Definisi:
Pomace Olive Oil dibuat dari ampas zaitun sisa ekstraksi pertama (pomace). Ampas tersebut diekstraksi ulang menggunakan panas tinggi dan pelarut, lalu dicampur sedikit virgin olive oil.
Ciri-ciri:
- Olahan paling rendah kualitasnya
- Tidak memiliki aroma atau rasa fruity zaitun
- Proses ekstraksi menggunakan heat + solvent
- Kandungan nutrisi jauh lebih sedikit
Kegunaan:
- Deep frying karena titik asapnya tinggi
- Industri makanan
- Kebutuhan komersial skala besar
Meski aman dikonsumsi, Pomace Oil tidak ideal untuk yang mengejar kualitas dan nutrisi.
Tabel Perbandingan Singkat
| Jenis Minyak | Proses Produksi | Acidity | Kualitas | Rasa & Aroma | Kegunaan Utama |
|---|---|---|---|---|---|
| Extra Virgin | Cold extraction, unrefined | ≤ 0.8% | Sangat tinggi | Fruity, pahit, pedas | Salad, finishing, sauté |
| Virgin | Cold extraction, unrefined | ≤ 2% | Tinggi | Fruity ringan | Memasak harian |
| Pure | Refined + Virgin | Rendah (hasil rafinasi) | Menengah | Hampir netral | Tumis, masakan umum |
| Pomace | Heat + solvent + sedikit Virgin | Rendah | Terendah | Hampir tidak ada aroma | Deep frying |
Mana yang Paling Baik untuk Anda?
Jawabannya tergantung kebutuhan.
- Untuk kualitas terbaik dan manfaat nutrisi maksimal: EVOO
- Untuk memasak harian dengan rasa ringan: Pure Olive Oil
- Untuk tumis dan masak tanpa menuntut rasa khas: Virgin Olive Oil
- Untuk deep frying dengan budget ekonomis: Pomace Olive Oil
Tidak ada yang “salah”; yang penting memilih jenis yang sesuai penggunaan.
Kesimpulan
Perbedaan EVOO, Virgin, Pure, dan Pomace terletak pada proses produksi, kualitas buah, kadar keasaman, serta intensitas rasa. EVOO adalah yang paling premium, sedangkan Pomace adalah yang paling rendah. Dengan memahami karakter masing-masing, Anda bisa memilih minyak zaitun yang tepat sesuai kebutuhan masak maupun perawatan..


